6/1/10

Macam- macam Metode Pembelajaran

METODE PEMBELAJARAN

Metodologi mengajar adalah ilmu yang mempelajari cara-cara untuk melakukan aktivitas yang tersistem dari sebuah lingkungan yang terdiri dari pendidik dan peserta didik untuk saling berinteraksi dalam melakukan suatu kegiatan sehingga proses belajar berjalan dengan baik dalam arti tujuan pengajaran tercapai.
Metode merupakan cara- ncara yang ditempuh guru untuk menciptakan
suatu situasi pengajaran yang benar- benar menyenangkan dan mendukung bagi kelancaran proses belajar dan tercapainya prestasi belajar anak yang memuaskan
Agar tujuan pengajaran tercapai sesuai dengan yang telah dirumuskan oleh pendidik, maka perlu mengetahui, mempelajari beberapa metode mengajar, serta dipraktekkan pada saat mengajar.Berikut ini adalah berbagai macam metode pembelajaran :

A. Metode Ceramah (Preaching Method)
Metode ceramah yaitu sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan saecara lisan kepada sejumlah siswa yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Muhibbin Syah, (2000). Metode ceramah dapat dikatakan sebagai satu-satunya metode yang paling ekonomis untuk menyampaikan informasi, dan paling efektif dalam mengatasi kelangkaan literatur atau rujukan yang sesuai dengan jangkauan daya beli dan paham siswa.
Metode ceramah adalah metode penyampaian bahan pelajaran secara lisan. Metode ini banyak dipilih guru karena mudah dilaksanakan dan tidak membutuhkan alat bantu khusus serta tidak perlu merancang kegiatan siswa.
Tujuan Metode ceramah adalah menyampaikan bahan yang bersifat informasi ( konsep, pengertian- pengertian, prinsip- prinsip) yang banyak dan luas serta juga untuk penemuan- penemuan yang langka dan belum meluas. Secara spesifik metode ceramah bertujuan untuk :
1. Menciptakan landasan pemikiran peserta didik.
2. Menyajikan garis- garis besar isi pelajaran dan permasalahan penting yuang terdapat dalam isi pelajaran.
3. Merangsang peserta didik untuk belajar mandiri dan menumbuhkan rasa ingin tahumelalui pemerkayaan belajar.
4. Memperkenalkan hal- hal baru dan memberikan penjelasan secara gamblang dan menyinggung penjelasan isi dan praktiknya.
5. Sebagai langkah awal untuk metode yang lain.
Alasan digunakan metode ceramah karena :
1. Anak benar- benar membutuhkan penjelasan.
2. Benar- benar tidak ada sumber bahan pelajaran bagi peserta didik.
3. Menghadapi peserta didik yang banyak jumlahnya.
4. Menghemat bisya, waktu dan peralatan.
Beberapa kelemahan metode ceramah adalah :
1. Membuat siswa pasif
2. Mengandung unsur paksaan kepada siswa
3. Mengandung daya kritis siswa ( Daradjat, 1985)
4. Anak didik yang lebih tanggap dari visi visual akan menjadi rugi dan anak
didik yang lebih tanggap auditifnya dapat lebih besar menerimanya.
5. Sukar mengontrol sejauhmana pemerolehan belajar anak didik.
6. Kegiatan pengajaran menjadi verbalisme (pengertian kata-kata).
7. Bila terlalu lama membosankan.(Syaiful Bahri Djamarah, 2000)
Beberapa kelebihan metode ceramah adalah :
1. Guru mudah menguasai kelas.
2. Guru mudah menerangkan bahan pelajaran berjumlah besar
3. Dapat diikuti anak didik dalam jumlah besar.
4. Mudah dilaksanakan (Syaiful Bahri Djamarah, 2000)
B. Metode Tanya Jawab
Metode tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam proses belajar mengajar melalui interaksi dua arah atau ” two way traffic” dari guru ke peserta didik atau dari peserta didik kepada guru agar diperoleh jawaban kepastian materi melalui jawaban lisan guru atau peserta didik.
Tujuan dari metode tanya jawab antara lain :
1. Mengecek sampai sejauh mana kemampuan peserta didik terhadap pelajaran yang dikuasainya.
2. Memberi kesempatan pada peserta didik mengembangkan untuk mengajukan pertanyaan kepada guru tentang suatu masalah yang belum dipahami.
3. Memotivasi dan menimbulkan kompetisi belajar.
4. Melatih peserta didik untuk berfikir dan berbicara secara sistematis dan sistemik serta berdasarkan pemikiran yang orisinil.
5. Membuat peserta didik memahami dan berinteraksi secara aktif dalam pembelajaran.
Alasan menggunakan metode tanya jawab antara lain :
1. Menimbulkkan rasa ingin tahu peserta didik terhadap permasalahan yang sedang dibicarakan sehingga menimbulkan partisipasi peserta didik dalam pembelajaran.
2. Menimbulkan berfikir reflektif , sistimatis, kreatif dan kritis pada peserta didik.
3. Mewujudkan cara belajar peserta didik aktif.
4. Melatih dan mendorong peserta didik untuk belajar mengekspresikan kemampuan lisannya.
5. Memberikan kesempatan kepada peserta didik menggunkan kemampuan sebelumnya.
Kelebihan metode Tanya jawab dalam belajar di kelas
1. menarik dan mesmusatkan perhatian.
2. Mengetahui kedudukan peserta didik dalam belajar di kelas dari aktivitas tanya jawab.
3. Lebih merangsang peserta didik untuk mendayagunakan daya pikir dan daya nalarnya.
4. Menumbuhkan keberanian dalam mengemukakan jawaban.
5. Pembuka jalan bagi proses belajar yang lain.
Kekurangan Metode Tanya Jwab.
1. Pada kelas besar pertanyaan sukit disebarkan kepada seluruh peserta didik, sehingga peserta didik tidak memiliki kesempatan yang sama untuk menjawab maupun bertanya.
2. Peserta didik yang tidak aktif tidak memperhatikan bahkan tidak terlibat secara mental.
3. Menimbulkan rasa gugup pada peserta didik yang tidak memiliki keberanian menjawab dan bertanya ( kemampuan lisan)
4. Dapat membuang waktu bila peserta didik tidak responsif terhadap pertanyaan.
C. Metode demontrasi ( Demonstration method )
Metode demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan, dan urutan melakukan suatu kegiatan, baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan. Muhibbin Syah ( 2000).
Pembelajaran ini khusu untuk materi yang memerlukan peragaan media atau eksperimen. Langkahnya adalah: informasi kompetensi, sajian gambaran umum materi bahan ajar, membagi tugas pembahasan materi untuk tiap kelompok, menunjuk siswa atau kelompok untuk mendemonstrasikan bagiannya, dikusi kelas, penyimpulan dan evaluasi, refleksi.
Metode demonstrasi adalah cara penyajian pelajaran dengan memeragakan suatu proses kejadian. Peragaan suatu proses dapat dilakukan oleh guru sendiri atau dibantu beberapa siswa, dapat pula dilakukan oleh sekelompok siswa. Metode ini dapat membantu pelajaran menjadi lebih jelas dan lebih konkrit, sehingga diharapkan siswa menjadi lebih mudah memahami.
Tujuan Penggunaan metode denonstrasi antara lain :
1. Mengajarkan suatu proses atau prosedur yang harus dimiliki peserta didik atau dikuasai pesrta didik.
2. Mengkongkritkan informasi atau penjelasan kepada peserta didik.
3. Mengembangkan kemampuan pengamatan pendengaran dan penglihatan para peserta didik secara bersama- sama.
Alasan Mengapa seorang guru menggunakan metode demonstrasi, yaitu
1. Tidak semua topik dapat terang melalui penjelasan atau diskusi.
2. Sifat pelajaran yang menuntut diperagakkan.
3. Tipe belajar peserta didik yang berbeda ada yang kuat visual, tetapi lemah dalam auditif dan motorik ataupun sebaliknya.
4. Memudahkan mengajarkan suatu cara kerja/ prosedur.
Manfaat psikologis pedagogis dari metode demonstrasi adalah :
1. Perhatian siswa dapat lebih dipusatkan .
2. Proses belajar siswa lebih terarah pada materi yang sedang dipelajari.
3. Pengalaman dan kesan sebagai hasil pembelajaran lebih melekat dalam diri
siswa (Daradjat, 1985)

Kelebihan metode demonstrasi sebagai berikut :
1. Membantu anak didik memahami dengan jelas jalannya suatu proses atau kerja suatu benda.
2. Memudahkan berbagai jenis penjelasan .
3. Kesalahan-kesalahan yeng terjadi dari hasil ceramah dapat diperbaiki melalui pengamatan dan contoh konkret, dengan menghadirkan obyek sebenarnya (Syaiful Bahri Djamarah, 2000).
4. Proses pengajaran lebih menarik.
5. Merangsang peserta didik untuk lebih aktif mengamati.
Kelemahan metode demonstrasi sebagai berikut :
1. Anak didik terkadang sukar melihat dengan jelas benda yang akan dipertunjukkan.
2. Tidak semua benda dapat didemonstrasikan
3. Sukar dimengerti bila didemonstrasikan oleh guru yang kurang menguasai apa yang didemonstrasikan (Syaiful Bahri Djamarah, 2000).

D. Metode pemecahan masalah ( Problem solving method )
Metode ini adalah suatu metode mengajar yang mana siswanya diberi soal
soal, lalu diminta pemecahannya. Metode Problem Solving adalah cara penyajian pelajaran dengan siswa dihadapkan pada permasalahan, terutama masalah yang benar-benar terjadi di masyarakat yang sangat menarik dibicarakan, sehingga menyeret siswa kepada proses berpikir tentang cara pemecahannya sehingga masalah akan terpecahkan secara rasional, logis, dan benar.
Dalam hal ini masalah didefinisikan sebagai suatu persoalan yang tidak rutin, belum dikenal cara penyelesaiannya. Justru problem solving adalah mencari atau menemukan cara penyelesaian (menemukan pola, aturan, atau algoritma). Sintaknya adalah: sajiakn permasalah yang memenuhi criteria di atas, siswa berkelompok atau individual mengidentifikasi pola atau atuiran yang disajikan, siswa mengidentifkasi, mengeksplorasi,menginvestigasi, menduga, dan akhirnya menemukan solusi.
Pendekatan pemecahan masalah berangkat dari masalah yang harus dipecahkan melalui praktikum atau pengamatan. Dalam pendekatan pemecahan masalah ini ada dua versi. Versi yang pertama siswa dapat saja menerima saran tentang prosedur yang digunakan, cara mengumpulkan data, menyusun data, dan menyusun serangkaian pertanyaan yang mengarah ke pemecahan masalah. Dalam versi kedua, hanya masalah yang dimunculkan, siswa yang merancang pemecahannya sendiri. Guru berperan hanya dalam menyediakan bahan dan membantu memberi pentunjuk.
Kelebihan Metode Problem Solving.
1. Siswa dapat memiliki keterampilan dalam memecahkan masalah.
2. Merangsang pengembangan kemampuan berpikir siswa secara kreatif,
rasional, logis dan menyeluruh.
3. Pendidikan di sekolah menjadi lebih relevan dalam kehidupan.
4. Menimbulkan keberanian pada diri siswa untuk mengemukakan pendapa
dan ide-idenya.
Kekurangan Metode Demonstrasi.
1. Menentukan suatu masalah yang tingkat kesulitannya sesuai dengan tingkat berpikir siswa itu tidak mudah.
2. Mengubah kebiasaan belajar peserta didik dari mendengarkan dan menerima pembelajaran dari guru menjadi banyak berfikir sendiri untuk memecahkan masalah merupakan tantangan dan kesulitan sendiri bagi siswa.
3. Memerlukan waktu yang relatif lama.
4. Kurang sistematis apabila metode ini diterapkan untuk menyampaikan bahan baru.
5. Kurang tepat jika digunakan bagi siswa yang belum dewasa.

E. Metode Inquiry
Metode inquiry adalah metode yang mampu menggiring peserta didik untuk menyadari apa yang telah didapatkan selama belajar. Inquiry menempatkan peserta didik sebagai subyek belajar yang aktif (Mulyasa , 2003:234).
Kendatipun metode ini berpusat pada kegiatan peserta didik, namun guru tetap memegang peranan penting sebagai pembuat desain pengalaman belajar. Guru berkewajiban menggiring peserta didik untuk melakukan kegiatan. Kadang kala guru perlu memberikan penjelasan, melontarkan pertanyaan, memberikan komentar, dan saran kepada peserta didik. Guru berkewajiban memberikan kemudahan belajar melalui penciptaan iklim yang kondusif, dengan menggunakan fasilitas media dan materi pembelajaran yang bervariasi.
Inquiry pada dasarnya adalah cara menyadari apa yang telah dialami. Karena itu inquiry menuntut peserta didik berfikir. Metode ini melibatkan mereka dalam kegiatan intelektual. Metode ini menuntut peserta didik memproses pengalaman belajar menjadi suatu yang bermakna dalam kehidupan nyata. Dengan demikian , melalui metode ini peserta didik dibiasakan untuk produktif, analitis , dan kritis.
Metode inquiry menurut Suryosubroto (2002:192) adalah perluasan proses discovery yang digunakan lebih mendalam. Artinya proses inqury mengandung proses-proses mental yang lebih tinggi tingkatannya, misalnya merumuskan problema, merancang eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisa data, menarik kesimpulan, dan sebagainya.
Melakukan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan inkuiri berarti membelajarkan siswa untuk mengendalikan situasi yang dihadapi ketika berhubungan dengan dunia fisik, yaitu dengan menggunakan teknik yang digunakan oleh para ahli penelitian (Dettrick, G.W. 2001). Dalam pendekatan inkuiri berarti guru merencanakan situasi sedemikian rupa sehingga siswa didorong untuk menggunakan prosedur yang digunakan para ahli penelitian untuk mengenal masalah, mengajukan pertanyaan, mengemukakan langkah-langkah penelitian, memberikan pemaparan yang ajeg, membuat ramalan, dan penjelasan yang menunjang pengalaman.
Langkah-langkah dalam proses inquiry adalah menyadarkan keingintahuan terhadap sesuatu, mempradugakan suatu jawaban, serta menarik kesimpulan dan membuat keputusan yang valid untuk menjawab permasalahan yang didukung oleh bukti-bukti. Berikutnya adalah menggunakan kesimpulan untuk menganalisis data yang baru (Mulyasa, 2005:235).
Strategi pelaksanaan inquiry adalah:
1. Guru memberikan penjelasan, instruksi atau pertanyaan terhadap materi yang akan diajarkan.
2. Memberikan tugas kepada peserta didik untuk menjawab pertanyaan, yang jawabannya bisa didapatkan pada proses pembelajaran yang dialami siswa.
3. Guru memberikan penjelasan terhadap persoalan-persoalan yang mungkin membingungkan peserta didik.
4. Resitasi untuk menanamkan fakta-fakta yang telah dipelajari sebelumnya.
5. Siswa merangkum dalam bentuk rumusan sebagai kesimpulan yang dapat dipertanggungjawabkan (Mulyasa, 2005:236).
Metode inquiry menurut Roestiyah (2001:75) merupakan suatu teknik atau cara yang dipergunakan guru untuk mengajar di depan kelas, dimana guru membagi tugas meneliti suatu masalah ke kelas. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, dan masing-masing kelompok mendapat tugas tertentu yang harus dikerjakan, kemudian mereka mempelajari, meneliti, atau membahas tugasnya di dalam kelompok. Setelah hasil kerja mereka di dalam kelompok didiskusikan, kemudian dibuat laporan yang tersusun dengan baik. Akhirnya hasil laporan dilaporkan ke sidang pleno, dan terjadilah diskusi secara luas. Dari sidang pleno kesimpulan akan dirumuskan sebagai kelanjutan hasil kerja kelompok. Dan kesimpulan yang terakhir bila masih ada tindak lanjut yang harus dilaksanakan, hal itu perlu diperhatikan.
Guru menggunakan teknik bila mempunyai tujuan agar siswa terangsang oleh tugas, dan aktif mencari serta meneliti sendiri pemecahan masalah itu. Mencari sumber sendiri, dan mereka belajar bersama dalam kelompoknya. Diharapkan siswa juga mampu mengemukakan pendapatnya dan merumuskan kesimpulan nantinya. Juga mereka diharapkan dapat berdebat, menyanggah dan mempertahankan pendapatnya. Inquiry mengandung proses mental yang lebih tinggi tingkatannya, seperti merumuskan masalah, merencanakan eksperimen, melakukan eksperimen, mengumpulkan dan menganalisa data, menarik kesimpulan. Pada metode inquiry dapat ditumbuhkan sikap obyektif, jujur, hasrat ingin tahu, terbuka, dan sebagainya. Akhirnya dapat mencapai kesimpulan yang disetujui bersama. Bila siswa melakukan semua kegiatan di atas berarti siswa sedang melakukan inquiry.
Teknik inquiry ini memiliki keunggulan yaitu :
1. Dapat membentuk dan mengembangkan konsep dasar kepada siswa, sehingga siswa dapat mengerti tentang konsep dasar ide-ide dengan lebih baik.
2. Membantu dalam menggunakan ingatan dan transfer pada situasi proses belajar yang baru.
3. mendorong siswa untuk berfikir dan bekerja atas inisiatifnya sendiri, bersifat jujur, obyektif, dan terbuka.
4. Mendorong siswa untuk berpikir intuitif dan merumuskan hipotesanya sendiri.
5. Memberi kepuasan yang bersifat intrinsik.
6. Situasi pembelajaran lebih menggairahkan.
7. Dapat mengembangkan bakat atau kecakapan individu.
8. Memberi kebebasan siswa untuk belajar sendiri.
9 Menghindarkan diri dari cara belajar tradisional.
10. Dapat memberikan waktu kepada siswa secukupnya sehingga mereka dapat mengasimilasi dan mengakomodasi informasi.
Kekurangan Metode Inkuiri.
a. Tidak sesuai untuk kelas yang besar jumlah peserta didiknya.
b. Memerlukan fasilitas yang memadai.
c. Menuntut guru mengubah cara mengajarnya yang selama ini bersifat tradisional.
d. Sangat sulit mengubah cara belajar peserta didik dari kebiasaan menerima informasi dari guru menjadi aktif mencari dan menemukan sendiri.
e. Kebebasan yang diberikan kepada peserta didik tidak selamanya dapat dimanfaatkan secara optimal, kadang peserta didik malah kebingungan memanfaatkannya

F. Metode Penugasan
Pembelajaran dengan menggunakan metode penugasan berarti guru memberi tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar. Tugas yang diberikan guru dapat berupa masalah yang harus dipecahkan dan prosedurnya tidak diberitahukan. Metode penugasan ini dapat mengembangkan kemandirian siswa, merangsang untuk belajar lebih banyak, membina disiplin dan tanggung jawab siswa, dan membina kebiasaan mencari dan mengolah sendiri informasi. Kekurangan metode ini terletak pada sulitnya mengawasi mengenai kemungkinan siswa tidak bekerja secara mandiri.
Metode pemberian tugas adalah suatu cara interaksi belajar mengajar yang ditandai dengan adanya tugas dari guru untuk dikerjakan peserta didik di sekolah ataupun di rumah secara perorangan atau berkelompok.
Tujuan dari metode pemberian tugas adalah
1. Untuk merangsang anak agar aktif belajar baik secara individual maupun kelompok.
2. Agar peserta didik bersemangat untuk mencari dan menemukan sendiri jawaban-jawaban tugas yang diberikan guru.
Kelebihan Metode Pemberian Tugas.
1. Membuat peserta didik aktif belajar.
2. Merangsang peserta didik belajar lebih banyak, baik dekat dengan guru maupun pada saat jauh dari guru di dalam sekolah maupun di luar sekolah.
3. Mengembangkan kemandirian peserta didik.
4. Lebih memperdalam, memperkaya atau memperluas pandangan tentang apa yang dipelajari.
5. Membina kebiasaan peserta didik untuk mencari dan mengolah sendiri informasi dan komunikasi.
6. Membuat peserta didik bergairah belajar karena dapat dilakukan dengan bervariasi.
7. Membina tanggung jawab dan disiplin peserta didik.
8. Mengembangkan kreativitas peserta didik.
Kekurangan Metode Pemberian Tugas.
1. Sulit mengontrol peserta didik apakah belajar sendiri atau dikerjakan orang lain.
2. Sulit memberikan tugas yang sesuai dengan perbedaan individu peserta didik.
3. Tugas yang monoton dapat membosankan peserta didik.
4. Tugas yang banyak sering dapat membuat beban dan keluhan peserta didik.
5. Tugas kelompok dikerjakan oleh orang tertentu atau peserta didik yang rajin dan pintar.

G. CBSA
Metode Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) merupakan istilah yang muncul dari istilah Student Active Learning dalam Bahasa Inggris. Menurut Mohamad Ali (1984) menyatakan dua sudut pandang, yaitu CBSA sebagai suatu konsep dan sebagai pendekatan dalam belajar mengajar. Sebagai suatu konsep merupakan usaha mempertemukan dua kutub ekstrim dalam pengajaran, yaitu guru aktif - peserta didik pasif atau guru pasif - peserta didik aktif, sehingga terjadi keseimbangan keaktifan baik dari guru maupun peserta didik. Sedangkan sebagai pendekatan dalam belajar, CBSA merupakan suatu upaya yang dilakukan guru yang dimulai dengan perencanaan pengajaran, pelaksanaan proses belajar mengajar, dan diakhiri dengan penilaian hasil belajar berdasarkan konsep tertentu.
Menurut Dimyati dan Mudjiono (1994:106) menyatakan bahwa CBSA adalah anutan pembelajaran yang mengarah pada pengoptimalisasian pelibatan intelektual-emosional siswa dalam proses pembelajaran, dengan melibatkan fisik siswa apabila diperlukan.
Ciri-ciri sekolah yang memiliki CBSA dengan baik yaitu:
1. Pembelajaran yang dilaksanakan berpusat pada kepentingan peserta didik.
2. Guru berperan sebagai pembimbing bagi terjadinya pengalaman belajar peserta didik.
3. Tujuan kegiatan belajar berorientasi pada perkembangan kemampuan siswa secara utuh dan seimbang.
4. Penyelenggaraan kegiatan belajar lebih berorientasi pada kreativitas peserta didik.
5. Penilaian diarahkan pada kegiatan dan kemajuan peserta didik.
Alasan Penggunaan Metode CBSA.
Saat ini wawasan pendidikan sepanjang hayat tidak boleh terabaikan dar perhatian guru dan peserta didik seperti keterlibatan mereka dalam proses belajar mengajar sehari-hari. Motivasi yang kuat dari peserta didik untuk mau belajar terus mesti tumbuh, terpelihara dan dikembangkan. Mereka sepantasnya dilatih untuk menghadapi masalah dan berusaha mencoba serta mencari jawaban atas masalah-masalah yang dihadapi itu. Guru harus mampu melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran. Peserta didik harus merasa senang dalam belajar, dalam mencari ilmu pengetahuan dan teknologi. Merekapun harus menyukai perolehan prestasi belajarnya yang tinggi. CBSA baik sebagai konsep maupun pendekatan dalam pengajaran bermaksud merespon berbagai tantangan seperti di atas. Karena itu CBSA sepantasnya mendapat prioritas tinggi untuk dikuasai oleh guru.
Prinsip-prinsip CBSA Secara Umum.
1. Hal apapun yang dipelajari oleh murid, maka ia harus mempelajarinya sendiri tidak ada seorangpun dapat melakukan kegiatan belajar tersebut untuknya.
2. Setiap murid belajar menurut tempo.
3. Seorang murid belajar lebih banyak jika setiap pembelajaran segera diberi penguatan.
4. Penguasaan secara penuh dari setiap langkah memungkinkan belajar secara keseluruhan lebih berarti.
5. Jika murid diberi tanggung jawab untuk mempelajari sendiri, maka mereka lebih termotivasi untuk belajar dan mengingat secara lebih baik.
Prinsip-prinsip CBSA Pada Dimensi Peserta Didik.
1. Keberanian peserta didik untuk menunjukkan minat, keinginan dan dorongan yang ada pada dirinya.
2. Keinginan dan keberanian untuk ikut serta dalam kegiatan belajar.
3. Usaha dan kreativitas peserta didik.
4. Keingintahuan yang kuat.
5. Rasa lapang dan bebas.
Prinsip-prinsip CBSA Pada Dimensi Guru.
1. Usaha guru membina dan mendorong peserta didik.
2. Guru sebagai inovator dan fasilitator.
3. Sikap tidak mendominasi.
4. Memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk belajar menurut irama, cara dan kemampuannya.



Mulyani, dkk. (1999). STRATEGI BELAJAR MENGAJAR. Jakata : Depdikbud.

7 comments:

  1. saya sekeluarga mengucapkan terima kasih yang sekian kalinya kepada AKI KUSUMO karna nomor togel sgp yang mbah berikan 4d alhamdulillah ternyata tembus lagi ,saya tidak tau harus berbuat apa untuk membalas kebaikan AKY KUSUMO karna beliau sudah banyak membantu kami sekeluarga dengan angka2 goipnya dan telah merubah kehidupan saya jauh lebih layak daripada sebelumnya,berkat AKY KUSUMO kami sudah punya rumah sendiri dan sudah punya tabungan di bank sudah begitu banyak peramal yang saya mintai angka jitu tidak ada satupun yang tembus malahan saya terlilit hutang yang lumayan cukup banyak, saya akui kalau AKY KUSUMO memang peramal jitu dan pantas di ajungkan jempol,jika anda ingin merubah nasib anda dengan angka goip yang di jamin 100% jebol,hbg AKY KUSUMO di nmr ;
    0823=3322=4339,angka yang di berikan AKY KUSUMO jangan di ragukan lagi soalnya saya sudah membuktikannya sendiri,angka goip yang AKY KUSUMO berikan mulai dari 2d,3d,4d,sio semuanya tembus 100% , sudah 6 kali putaran saya menang hanya 1 kali meleset, Jangan percaya dengan janji-janji manis saatnya kita perlu bukti hanya AKY KUSUMO yang bisa menjamin 100% kemenangan,sekaran giliran anda membuktikannya sendiri,terima kasih.

    ReplyDelete
  2. IBU PERAH DI MAGELANGJanuary 30, 2013 at 1:36 AM

    Assalamualaikum wr.wb saya sangat mengucapkan banyak terimah kasih kepada AKI COKRO atas bantuan AKI kini impian saya selama ini sudah jadi kenyataan dan berkat bantuan AKI COKRO pula yang telah memberikan anka jitunya kepada saya yaitu ”0198”dan alhamdulillah berhasil..sekali lagi makasih yaa AKI karna waktu itu saya cuma bermodalkan uang cuma 100 rb dan akhirnya saya menang..??? Berkat anka GHOIB nya AKI COKRO saya sudah bisa buka toko sendiri dan kini kehidupan saya jauh lebih baik dari sebelumnya,bagi anda yg ingin seperti saya silahkan HBG 0823,2623,2669 ,ramalang AKI COKRO memang memiliki ramalang GHOIB” yang dijamin 100% tembus,TRIMA KASIH…….?

    ReplyDelete
  3. IBU YULITA DI MARAUKEJanuary 30, 2013 at 10:53 AM

    saya pendatang baru di ROOM ini ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada AKI COKRO, berkat bantuan no.togel 3Dnya yang AKI berikan ternyata benar2 tembus, saya tidak tau harus berbuat apa untuk membalas kebaikan AKI
    awalnya saya kurang yakin dengan angka yang AKI berikan yaitu 3D 705, tapi ternyata alhamdulillah saya menang 3D lagi dan sionya dan saya dpat Rp 120 juta, sudah berapa banyak peramal yang saya hubungi tidak ada satupun yang tembus
    malahan hutang-hutang saya bertambah banyak,
    kini kehidupan saya jauh lebih sukses daripada sebelumnya ini semua berkat AKI COKRO,
    bagi teman-teman penggila kupon putih yang tidak pernah merasakan kemenangan 3D silahkan hubungi AKI COKRO di nmr ;0823,2623,2669
    angka yang di berikan AKI dalam 4 putaran ini tidak pernah meleset,anda jangan mudah tergiur dengan janji-janji saatnya kita perlu bukti hanya AKI COKRO yang menjamin 100% kemenangan.kalau mau bukti hub; sekarang. SEMOGA JP selalu amien,trima kasih....?

    ReplyDelete
  4. saya ucapkan terima kasih yang kesekian kalinya kepada AKI COKRO berkat bantuanya
    no.togel 4Dnya yang di berikan ternyata tembus lagi yaitu 8705,
    saya tidak tau harus berbuat apa untuk membalas kebaikan AKI, ini kemenangan saya yang KE 4Xnya,
    awalnya saya kurang yakin dengan angka yang AKI berikan,
    tapi ternyata alhamdulillah saya menang 4D lagi dan sionya,
    sudah berapa banyak peramal yang saya hubungi tidak ada satupun yang tembus,
    malahan hutang-hutang saya bertambah banyak, kini kehidupan keluarga saya jauh lebih sukses daripada
    sebelumnya ini semua berkat AKI COKRO,
    bagi teman-teman penggila kupon putih yang tidak pernah merasakan kemenangan.
    hbg AKI COKRO di nmr ; 0823,2623,2669, angka yang di berikan AKI COKRO dalam 4 putaran ini tidak perna meleset,
    anda jangan mudah tergiur dengan janji-janji saatnya kita perlu bukti hanya AKI COKRO yang
    menjamin 100% kemenangan. kalau mau bukti hub; sekarang insya allah beliu pasti akan menbantu anda dalam masalah keuangan,trima kasih....?

    ReplyDelete
  5. SAYA SANGAT BERSYUKUR KEPADA ALLAH DAN SANGAT BERTERIMA KASIH BANYAK KEPADA AKI COKRO ATAS BANTUANNYA YANG TELAH MEMBERIKAN ANGKA JITUNYA YAITU {8705} DAN ALHAMDULILLAH BERHASIL SAYA DPAT Rp 90 JUTA..WAKTU SAYA DIBERI TAU SAMA TEMAN KALAU ANGKA YANG SAYA PASAN NAIK,SAYA HAMPIR PINSANG DAN TIDAK PERCAYA TAPI INI JUGA BENER2 KENYATAAN,,BERKAT BANTUAN AKI COKRO KINI SEMUA HUTANG-HUTANG SAYA SUDAH PADA LUNAS SEMUANYA DAN RUMAH JUGA SAYA DULUNYA SEMPAT KUGADAIKAN KINI SAYA SUDAH MENEBUSNYA KEMBALI..SYUKUR ALHAMDULILLAH KINI KEHIDUPAN KELUARGA SAYA SUDAH JAUH LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA,,DAN JIKALAU ANDA INGIN ANGKA JITU DAN BUKAN OBRAL JANJI YANG SERING ANDA DAPATKAN DI INTERNET SILAHKAN HUBUNGI AKI COKRO DI 0823,2623,2669 INSYA ALLAH DI JAMIN 100% PASTI TEMBUS.TRIMA KASIH...?

    ReplyDelete
  6. Ass.wr.wb.SEBELUMNYA PERKENALKAN NAMAKU IBU CACAH SEKARANG SAYA LAGI BINGUN BANGET KARNA SAYA LAGI MENGALAMI COBAAN HADUP YANG TAK KUNJUNG USAI,SAYA HAMPIR SAJA BERBUAT NEKAT,PERBUATAN YANG SANGAT DIBENCI OLEH ALLAH YAITU BUNUH DIRI,SEMUA ITU AKIBAT BATING SAYA YANG SANGAT TERTEKAN,PADAHAL SAYA MASIH MEMPUNYAI ANAK YANG MASIH KECIL2 YANG SEHARUSNYA DAPAT KASIH SAYANG ORANG TUA SEUTUHNYA,NAMUN KARNA KONDISI YANG SERBA KEKURANGAN MEMBUAT ANAK SEPERTI KURANG TER URUS,DALAM KALUTNYA SAYA COBA BUKA2 INTERNET DAN DISITULAH SAYA MELIHAT NOMOR AKI COKRO..MAAF SAYA CURHAT DENGAN ANDA,ORANG YANG BELUM SAYA KENAL SAMA SEKA,DAN SAYA INGIN KASI TAU KEPADA TEMAN TEMAN YG PENCINTA ANKA RITUAL 2D 3D 4D KALAU SETELAH SAYA SUDAH MENGHUBUNGI AKI COKRO ALHAMDULILLAH KINI KEHIDUPAN SAYA SUDAH JAUH LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA,, ITU SEMUA BERKAT BANTUAN AKI DAN BAGI ANDA YANG INGIN SEPERTI SAYA SILAHKAN HUBUNGI AKI COKRO DI 0823,2623,2669 SAYA SANGAT PERCAYA SAMA NOMOR RITUAL KARNA NOMOR RITUAL AKI COKRO MEMANG TIDAK ADA DUANYA,SILAHKAN ANDA BUKTIKAN SENDIRI.TRIMA KASIH....?

    ReplyDelete
  7. SAYA BENAR BENAR TIDAK PERCAYA DAN HAMPIR PINSANG KARNA ANKA YANG DIBERIKAN OLEH MBAH SARTO TERNYATA TEMBUS,AWALNYA SAYA COBA COBA MENELPON DAN SAYA MEMBERITAHUKAN SEMUA KELUHAN SAYA KEPADA MBAH SARTO,,ALHAMDULILLAH MBAH SARTO TELAH MEMBERIKAN SAYA SOLUSI YANG SANGAT TEPAT DAN DIA MEMBERIKAN ANKA YANG BEGITU TEPAT..,MULANYA SAYA RAGU TAPI DENGAN PENUH SEMANGAT ANKA YG DIBERIKAN MBAH SARTO ITU ITU SAYA KALI 100 LEMBAR DAN SYUKUR ALHAMDULILLAH BERHASIL,SESEKALI LAGI MAKASIH BANYAK YAA MBAH,SAYA TIDAK AKAN LUPA BANTUAN DAN BUDI BAIK MBAH SARTO,JIKA ANDA INGIN SEPERTI SAYA SILAHKAN HUBUNGI MBAH SARTO DI 082=378=607=111

    ReplyDelete